Potensi Investasi Industri Manufaktur di Jawa Timur

Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang melimpah dan populasi yang besar, telah menjadi tujuan investasi yang menarik bagi para pelaku industri manufaktur. Dalam konteks ini, Jawa Timur, salah satu provinsi terkemuka di Indonesia, menonjol sebagai pusat industri yang berkembang pesat. Jawa Timur telah menjadi pusat kegiatan industri manufaktur yang signifikan. Pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Timur cukup tinggi, yakni sebesar 31,4% di tahun 2022.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis industri manufaktur Jawa Timur per Mei 2024 akan meningkat dari 31% menjadi 35%. Hal tersebut dikarenakan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Jawa Timur naik sangat signifikan. Capaian realisasi investasi Jawa Timur tahun 2023 secara kumulatif sungguh luar biasa, yakni mencapai Rp 145,1 triliun.

Yuk, simak alasan mengapa Jawa Timur memiliki potensi investasi yang tinggi dalam industri manufaktur!

 

5 Potensi Investasi Manufaktur Jawa Timur

  • Potensi Sektor Manufaktur di Jawa Timur

Jawa Timur dikenal dengan keberagaman sektor manufakturnya. Mulai dari tekstil dan pakaian, elektronik, logam, otomotif, hingga makanan dan minuman, wilayah ini menawarkan berbagai peluang bagi para investor. Sektor Industri Manufaktur juga menyumbang porsi terbesar pada Product Domestic Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur sebesar 30,17% dengan pertumbuhan sebesar 3,99% yoy. 

  • Keberadaan Sumber Daya Alam

Jawa Timur memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, termasuk bahan baku seperti batu bara, bijih besi, dan hasil pertanian seperti tebu dan karet. Ketersediaan sumber daya ini menjadi faktor penting dalam menarik investasi di sektor manufaktur yang membutuhkan pasokan bahan baku yang stabil. 

  • Potensi Energi Terbarukan

Persediaan bahan energi terbarukan di Jawa Timur sangat melimpah, seperti energi air, energi angin dan energi biogas. Berdasarkan data Indonesia energy outlook dari Institute for Essential Services Reform (IESR) pada tahun 2019, Jawa Timur menempati urutan keempat provinsi tertinggi dengan energi terbarukan sebesar 24,240 MW. 

  • Infrastruktur yang Berkembang

Pemerintah Indonesia terus mengembangkan infrastruktur di Jawa Timur, termasuk jaringan jalan, pelabuhan, dan bandara, guna mendorong pertumbuhan perekonomian. Infrastruktur yang berkembang mempermudah transportasi barang dan mempercepat distribusi produk manufaktur, sehingga meningkatkan daya tarik bagi investor.

  • Dukungan Pemerintah dan Kebijakan Pro-Investasi

Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan pro-investasi untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, termasuk insentif fiskal dan kemudahan dalam proses perizinan. Dukungan ini memberikan kepastian bagi investor dan mendorong pertumbuhan investasi di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus gencar memberikan kemudahan-kemudahan dan melakukan inovasi pelayanan publik yang berpengaruh signifikan terhadap realisasi investasi Jawa Timur. 

Dengan kombinasi 5 potensi di atas, Jawa Timur menawarkan potensi investasi yang menarik di sektor industri manufaktur. Para investor yang mencari peluang untuk berinvestasi di Indonesia, harus mempertimbangkan Jawa Timur sebagai destinasi potensial untuk mengembangkan bisnis manufaktur mereka.

Pameran Manufacturing Surabaya 2024 hadir bagi Jawa Timur untuk  menjadikan industri manufaktur yang lebih kreatif, inovatif, dan berdampak positif terhadap perekonomian, serta membuka peluang besar bagi para investor untuk investasi terhadap industri manufaktur di Jawa Timur baik skala lokal maupun global.