Separuh Industri Manufaktur di Asia Pasifik Punya Pabrik Pintar

September 14th 2017 / source: bisnissurabaya.com
 
(bisnissurabaya.com) – Jumlah industri manufaktur yang mendukung pabrik yang terhubung penuh akan meningkat hampir tiga kali lipat pada 2022. Ini artinya, separuh industri manufaktur di Asia Pasifik akan punya pabrik pintar. Demikian hasil survei yang dikutip dari APAC Manufacturing Vision Study 2017 dari Zebra.
 
Ini sebuah penelitian dari Zebra pemimpin pasar komputer mobile, pemindai dan printer barcode yang disempurnakan dengan software dan layanan guna memungkinkan solusi visibilitas perusahaan secara real-time. Studi menganalisis tren-tren yang mulai bermunculan dan akan membentuk masa depan industri manufaktur.
 
Regional Director for Southeast Asia, Zebra Technologies Asia Pasifik, Lim Fang How, mengatakan, produsen tengah memasuki era baru, dimana terjadi peningkatan ekspektasi akan produksi yang lebih cepat dan lebih berkualitas, serta marjin yang sangat kompetitif. Tren ini, sangat relevan di Asia Pasifik, suatu kawasan yang sering dianggap sebagai pusat manufaktur dunia.
 
”APAC Manufacturing Vision Study dari Zebra menunjukkan bahwa industri manufaktur yang cerdas telah mulai berinvestasi dalam teknologi-teknologi pabrik pintar untuk memperoleh keuntungan, seperti peningkatan produktivitas, peningkatan visibilitas, dan kemampuan untuk memprediksi permintaan. Seiring kita terus bergerak menuju Industry 4.0, tren ini akan terus berkembang dan membentuk industri ini di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
 
Hasil studi Zebra menemukan bahwa jumlah industri manufaktur yang mendukung pabrik yang terhubung penuh akan meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2022. Hal ini berarti  46 persen diprediksi akan memiliki kemampuan untuk sepenuhnya terhubung dalam jangka waktu lima tahun.
 
Industri manufaktur di wilayah Asia Pasifik juga akan memimpin tren ini secara global, di mana 77 persen responden memperkirakan akan mengumpulkan data dari produksi, rantai pasokan, dan karyawan secara holistik pada tahun 2020, dibandingkan dengan 46 persen produsen yang melakukannya saat ini. (bw)
 
source: http://bisnissurabaya.com/2017/09/14/separuh-industri-manufaktur-di-asia-pasifik-punya-pabrik-pintar/